Jumat, 07 Juli 2023

Uji Validitas dengan SPSS: Mengukur Keandalan Instrumen Penelitian Anda


Apa itu Uji Validitas????

Dalam penelitian ilmiah, penting untuk memastikan bahwa instrumen penelitian yang digunakan adalah valid dan dapat diandalkan. Uji validitas adalah salah satu cara untuk mengukur sejauh mana instrumen tersebut dapat mengukur konstruk yang diukur dengan akurat. Dalam artikel ini, kami akan membahas tentang uji validitas dengan menggunakan perangkat lunak SPSS.

Validitas merujuk pada sejauh mana instrumen penelitian dapat mengukur konstruk yang dimaksud. Uji validitas membantu peneliti memastikan bahwa instrumen yang digunakan dapat menghasilkan data yang valid dan dapat diandalkan. Pada kesempatan kali ini, saya akan menjelaskan mengenai uji validitas Product Moment Pearson Correlation yang menggunakan prinsip mengkorelasikan atau menghubungkan antara masing-masing skor item dengan skor total yang diperoleh dari jawaban responden atas kuesioner.

Lantas bagaimana cara untuk uji validitas, ayo simak tutorial berikut ini:

  • Langkah pertama, siapkan data variabel (anggal saja variabel A) yang akan kita lakukan uji validitas di excel seperti pada tabel berikut ini, jika bingung cara menyajikan data penelitian ke dalam excel dapat dilhat pada artikel sebelumnya

Pada contoh gambar di atas, dapat dilihat bahwa ada 32 responden dan variabel A memiliki jumlah pertanyaan sebanyak 10 item pertanyaan.

  • Kemudian Buka SPSS, klik Variable View


  • Isi data di SPSS, seperti di bawah ini:

ketik di kolom Name semua item pertanyaaan dan jangan lupa skor total. kemudian pada kolom Decimals buat angka 0

  • Kemudian klik Data View, lalu muncul seperti ini:


maka yang kita buat sebelumnya di Variable view akan muncul. Kemudian kita copy data di Excel (langkah pertama) dan paste di Data View. Seperti ini:



  • Lalu klik Analyze ---> Correlate ---> Bivariate. Seperti gambar berikut:

  • Lalu muncul kotak dialog seperti ini:

Note: ikuti ceklis seperti gambar di atas
  • Kemudian, masukkan data item pertanyaan dan skor total ke kotak variables dengan cara meng klik panah seperti gambar di bawah ini:
  • Akan menjadi seperti ini:

  • Kemudian klik OK. maka akan muncul output SPSS.


  • Lihat di kolom skor total 
Note: 
Lingkar biru        : nilai Pearson Correlation atau bisa di sebut r-hitung
Lingkar kuning   : nilai sig


Dasar pengambilan keputusan Uji Validitas

1. Membandingkan nilai r hitung dengan r table

Didapatkan dimana r table??? 
Tabel distribusi R dapat ditemukan di
http://www.dosenpembimbingmu.com/2023/07/tabel-r-memahami-dan-menggunakan-tabel.html. Tabel ini biasanya menggabungkan tingkat signifikansi (misalnya 0,05 atau 0,01) dengan ukuran sampel yang berbeda untuk menghasilkan nilai kritis yang sesuai. 

Pada penelitian ini nilai r tabel df (n-2) ---> df (32-2) ---> df (30) didapatkan r tabel 0,3494 

Kemudian kita bandingkan r hitung (didapatkan dari output SPSS yang di atas) dengan keputusan seperti ini:

  • Jika nilai r hitung > r table, maka item soal angket tersebut dinyatakan valid.
  • Jika nilai r hitung < r table, maka item soal angket tersebut dinyatakan tidak valid.

2. Membandingkan nilai sig. (2-tailed) dengan Probabilitas 0,05

  • Jika nilai Sig. (2-tailed) < 0,05 dan Pearson Correlation bernilai positif, maka item soal angket tersebut valid. 
  • Jika nilai sig. (2-tailed) < 0,05 dan Pearson Correlation bernilai negative, maka item soal angket tersebut tidak valid. 
  • Jika nilai sig. (2-tailed) > 0,05, maka item soal angket tersebut tidak valid.




Oke selamat mencoba pejuang toga... Jika ada kendala dalam mengolah data bisa hubungi kita aja ya... nanti kita buat tutorialnya..

Terimakasih telah membaca blog ini...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UJI HETEROSKEDASTISITAS DENGAN UJI BREUSCH PAGAN GODFREY DI EVIEWS

  SIAPDAN DATA DI EXCEL BUKA DATA EXCEL DENGAN OPEN WITH EVIEWS  AKAN MUNCUL TAMPILAN SEPERTI INI KLIK NEXT TERUS SAMPAI MUNCUL INI, PILIH U...