Rabu, 19 Juli 2023

Mengungkap Nilai Sukuk Ijarah: Panduan Praktis dalam Mencari Informasi di Laporan Keuangan

Sukuk ijarah adalah instrumen keuangan yang populer dalam pasar modal syariah. Bagi para investor yang tertarik untuk memahami dan menganalisis sukuk ijarah, penting untuk dapat mengungkap nilai dari sukuk ijarah dalam laporan keuangan. Artikel ini akan memberikan panduan praktis yang berguna dalam mencari informasi terkait nilai sukuk ijarah di laporan keuangan, sehingga membantu investor dalam membuat keputusan investasi yang lebih informasional.

    Manfaat Sukuk Ijarah dalam Ekonomi Syariah:
  • Diversifikasi Investasi: Sukuk ijarah memberikan kesempatan kepada investor untuk berinvestasi dalam aset riil seperti properti atau infrastruktur, sehingga dapat mendiversifikasi portofolio investasi mereka.
  • Pembiayaan Proyek Infrastruktur: Sukuk ijarah sering digunakan untuk pembiayaan proyek-proyek infrastruktur yang diperlukan untuk pembangunan ekonomi dan sosial.
  • Keadilan dalam Pembagian Risiko: Prinsip syariah yang mendasari sukuk ijarah memastikan adanya keadilan dalam pembagian risiko antara penerbit sukuk dan pemegang sukuk. Jika terjadi kerugian atau kerusakan pada aset, risiko tersebut akan dibagi sesuai dengan proporsi kepemilikan.
  • Transparansi dan Kepatuhan Syariah: Sukuk ijarah memerlukan transparansi yang tinggi dalam penyewaan aset dan penggunaan dana hasil sewa. Hal ini meningkatkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah dan membangun kepercayaan investor.

    Dalam penerbitan obligasi syariah (sukuk) pihak emiten yang akan menjelaskan dan menyatakan berapa jumlah dana yang dibutuhkan melalui penjualan Obligasi. Perusahaan pada umumnya, menggunakan hutang atau obligasi, sehingga rasion yang digunakan untuk menggambarkan proporsi penggunaan hutang dalam membiayai aktivitas perusahaan. Obligasi syariah (sukuk) dihitung dengan menggunakan pendekatan terhadap rasio yang mengukur proporsi penggunaan obligasi syariah (sukuk) dalam membiayai aktivitas operasional perusahaan, yaitu rasio Sukuk to EquityRatio (SER). 

    Sukuk to Equity Ratio (SER) adalah rasio yang mengukur proporsi dana yang bersumber dari obligasi syariah (sukuk) pada ekuitas perusahaan. Semakin besar rasio akan menunjukkan porsi obligasi syariah (sukuk) yang besar dibandingkan dengan komposisi modal sendiri perusahaan.

Adapun cara menghitung nilai Sukuk to Equity Ratio (SER) yaitu:

{nilai obligasi syariah (sukuk) / total ekuitas} x 100%

Tahapan dalam mencari nilai Sukuk to Equity Ratio (SER):

  • Download laporan tahunan perusahaan yang akan di cari
Disini saya pakai contoh dari laporan tahunan PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) tahun 2018

  • Cari nilai sukuk ijarah di dalam laporan tahunan

 

atau bisa juga dilihat seperti gambar berikut:

 Maka dapat dilihat bahwa nilai sukuk ijarah:

tahun 2018: 131.681.821

tahun 2017: 100.440.360 

  • Cari nilai total ekuitas di laporan tahunan 


 Maka dapat dilihat nilai total ekuitas:

tahun 2018: 927.413.857

tahun 2017: 869.416.604

 

Maka Sukuk to Equity Ratio (SER) :

{nilai obligasi syariah (sukuk) / total ekuitas} x 100%

tahun 2018: {131.681.821 927.413.857 } x 100% = 0,142
tahun 2017: {100.440.360  869.416.604 } x 100% = 0,116


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UJI HETEROSKEDASTISITAS DENGAN UJI BREUSCH PAGAN GODFREY DI EVIEWS

  SIAPDAN DATA DI EXCEL BUKA DATA EXCEL DENGAN OPEN WITH EVIEWS  AKAN MUNCUL TAMPILAN SEPERTI INI KLIK NEXT TERUS SAMPAI MUNCUL INI, PILIH U...