Rabu, 12 Juli 2023

Cara mencari nilai Intellectual Capital dalam laporan keuangan

Intellectual Capital merupakan sumber daya kunci bagi perusahaan untuk menciptakan value added perusahaan. IC sangat dibutuhkan dalam peningkatan kinerja maupun profitabilitas perusahaan ke depan. Salah satu yang dapat diwujudkan oleh perusahaan adalah keunggulan kompetitif. Artinya perusahaan memiliki sesuatu yang tidak dimiliki oleh pesaing. Dalam proses penciptaan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan, perusahaan tidak lagi berfokus pada aset berwujud dan modal yang bersifat keuangan, tetapi berfokus pada pemanfaatan aset intelektual yang unik. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan yang unggul secara kompetitif ialah perusahaan yang mampu mengoptimalkan asset tidak berwujudnya. Apabila perusahaan masih mengandalkan asset berwujud, maka dengan mudah ditiru oleh pesaingnya.

Pengukuran nilai Intellectual Capital diukur berdasarkan Value Added yang diciptakan oleh Physical Capital (VACA), HumanCapital (VAHU), dan Structural Capital (STVA).

Value Added Capital Employed (VACA) adalah sebuah efisiensi sumber daya suatu perusahaan yang berasal dari physical capital. Hubungan dari Value Added (VA) dengan Capital Employed (CE) ini merupakan sebuah indikator dalam VA yang tercipta dengan adanya satu unit dari physical capital.

Value Added Human Capital (VAHU) adalah sebuah efisiensi sumber daya suatu perusahaan yang berasal dari Human Capital (HC). Dari VAHU dapat ditunjukkan banyaknya VA yang dihasilkan dari dana yang dikeluarkan untuk karyawan. Indikasi dari hubungan yang diciptakan oleh VA dengan HC. 

Structural Capital Value Added (STVA) adalah sebuah efisiensi sumber daya suatu perusahaan yang berasal dari Structural Capital (SC). Hubungan STVA menunjukkan sebuah kontribusi dari SC dalam menciptakan nilai perusahaan.

Selanjutnya, kombinasi dari ketiga value tersebut disimbolkan dengan nama VAICTM dengan formulasi sebagai berikut:

  •  Langkah 1 Menghitung Value Added (VA) suatu perusahaan

VA = OUT – IN

Output (OUT): Total penjualan dan pendapatan lain (pendapatan bunga dan pendapatan operasional, pada laporan laba rugi) 
Input (IN):  Beban dan biaya-biaya (selain beban karyawan, pada laporan laba rugi) 

Value Added (VA) – Selisih antara Output dan Input.

* Oke sekarang kita cari nilai Output = Penjualan + Pendapatan

Cara mencari nilai penjualan dapat dilihat pada gambar berikut:



Berdasarkan gambar di atas dapat dilihat angka penjualan yaitu 54,40
Kemudian kita cari angka pendapatan seperti di bawah ini:



Pada gambar di atas terlihat nilai pendapatan sebesar 3.620 atau bisa juga kita dapatkan di dalam laporan Laba Rugi dan Penghasilan





Berdasarkan gambar di atas dapat dilihat angka pendapatan 3.619.751 (dalam ribuan dolar) maka kita sederhanakan angkanya terlebih dahulu menjadi 3.620 

Sehingga nilai Output menjadi
Output = Penjualan + Pendapatan
            = 54,40 +  3.620 
            = 3.674,4

** Selanjutnya kita mencari nilai Input

Input:  Beban + biaya-biaya (selain beban karyawan, pada laporan laba rugi) 

Cara mencari angka beban pokok pendapatan dapat dilihat pada gambar berikut:


Berdasarkan gambar di atas beban pokok pendapatan sebesar (2.410) atau  -2.410 
atau bisa juga kita lihat di laporan Laba Rugi dan Penghasilan seperti gambar di bawah ini:


Berdasarkan gambar di atas beban pokok pendapatan sebesar -2.409.544 dapat kita sederhanakan menjadi -2.410 

kemudian kita mencari nilai biaya-biaya keuangan seperti gambar berikut:



Berdasarkan gambar di tas dapat dilihat nilai biaya-biaya keuangan sebesar (65.084) atau -65.084

Sehingga nilai Input menjadi
Input Beban + biaya-biaya keuangan
            = (2.410) +  (65.084) 
            = (67.494) atau -67.494

Maka nilai Value Added (VA) 
VA = OUT – IN
      = 3.674,4 - (67.494)
      = 71.168,4 

Setelah itu Menghubungkan antara Value Added (VA) suatu perusahaan dengan modal (termasuk physical capital dan financial capital) yang digunakan.

  •  Langkah 2 Menghitung Value Added Capital Employed (VACA) 

VACA = VA/CE


Capital Employed (CE) : ekuitas + laba bersih 

* Mencari Ekuitas



Berdasarkan gambar di atas dapat dilihat nilai ekuitas sebesar 4.302.692 atau bisa di sederhanakan menjadi 4.303

Selain itu untuk mencari ekuitas dapat juga dilihat pada ikhtisar keuangan seperti gambar di bawah ini:


Dapat dilihat pada gambar di atas nilai ekuitas sebesar 4.30

** Mencari Laba Bersih


Dapat dilihat pada gambar di atas nilai laba bersih sebesar 478

atau bisa juga dilihat pada bagian laporan Laba Rugi dan Penghasilan



Dapat dilihat pada gambar di atas laba bersih sebesar 477.541 di sederhanakan menjadi 478


Jadi Capital Employed (CE) : ekuitas + laba bersih 
4.30 + 478 = 4.781

Maka VACA = VA/CE
VACA71.168,4 /4.781
           = 14,88

Setelah itu Menghubungkan antara Value Added (VA) suatu perusahaan dengan Human Capital (HC)

  • Langkah 3 Menghitung Value Added Human Capital  (VAHU)

VAHU = VA/HC

Human Capital (HC) : beban karyawan (beban gaji pada laporan laba rugi)

dapat dilihat pada gambar berikut:


Dapat dilihat pada gambar di atas beban karyawan sebesar (191.770) atau -191.770

Maka nilai HC = -191.770

Maka VAHU = VA/HC
                   = 71.168,4 / -191.770
                     - 0,37

Setelah itu Menghubungkan antara Value Added (VA) suatu perusahaan dengan Structural Capital (SC)

  • Langkah 4 Menghitung Structural Capital Value Added (STVA)
STVA = SC/VA

Structural capital (SC) = VA-HC 

                                      = 71.168,4 - (191.770)
                                      = 262.938

Maka STVA = 262.938 / 71.168,4
                   = 3,69

Setelah itu kita menghitung  VAICTM

VAICTM = VACA + VAHU + STVA

VAICTM =  14,88 + (0,37) + 3,69 

             = 18,21







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UJI HETEROSKEDASTISITAS DENGAN UJI BREUSCH PAGAN GODFREY DI EVIEWS

  SIAPDAN DATA DI EXCEL BUKA DATA EXCEL DENGAN OPEN WITH EVIEWS  AKAN MUNCUL TAMPILAN SEPERTI INI KLIK NEXT TERUS SAMPAI MUNCUL INI, PILIH U...